Terjemah

Kamis, 07 Mei 2015

BEM STAIS TAHLILAN

BEM STAIS TAHLILAN

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Pasuruan yang terletak di Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo 45 adalah satu-satunya Kampus yang berada dibawah naungan Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di Pasuruan, oleh karenanya kultur Mahasiswanya ala NU yang meyakini bahwa malam Jum'at adalah malam untuk memperbanyak kegiatan keagamaan seperti membaca Manaqib Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani, Maulid Diba', Maulid Simtud Duror/Habsi, atau membaca Surah Yasin dan Tahlil, kegiatan-kegiatan seperti itu sudah tidak asing lagi dan bahkan sudah menjadi tradisi bagi warga Nahdliyin (sebutan pada Orang NU).

BEM STAIS mengaplikasikan salah satu kegiatan keagamaan tersebut dengan Pembacaan Surah Yasin dan Tahlil atau yang biasa disebut dengan "Tahlilan" dimana kegiatan keagamaan ini sudah menjadi agenda rutin tiap malam Jum'at malalui raker BEM STAIS preode 2014-2015, dan dilaksanakan setelah selesai proses perkuliahan sehingga peserta yang mau ikut tidak terlalu banyak karena sudah agak malam mengingat Mahasiswa di STAIS ini  rata-rata rumahnya jauh.



Kegiatan keagamaan yang sudah menjadi ciri has bagi warga Nahdliyin ini memang tidak bisa dipandang sebelah mata karena Tahlilan merupakan suatu bentuk dari rasa terimakasih bagi yang masihhidup untuk yang sudah mati dengan memohonkan ampunan kepada sang Maha Pencipta (Allah SWT) atas segala dosa-dosanya orang yang telah mendahuluinya, dan sebagai Wasilah untuk meminta kepada Allah SWT agar semua Hajat terkabulkan dengan gambaran "sebuah pesan akan cepat sampai kepada yang dituju apabila melalui orang yang tepat" yang mana hal ini juga dilakukan oleh Nabi Adam dalam Taubatnya dengan menyebut nama Muhammad SAW karenah telah melanggar perintah Allah SWT menjahui pohon Huldi.

Pada kali ini kegiatan Tahlilan ini dibuka dengan pembacaan surah Al-Fatihah oleh Jailani anak semester 6 dilanjutkan membaca surah Yasin yang dipimpin oleh Mis'ad dari semester 4, untuk pembacaan Tahlil beserta Do'anya dipimpin oleh Wildan sebagai Kosma dari semester 6, setelah selesai kegiatan pihak BEM tidak bisa memberikan apa-apa pada Mahasiswa yang ikut hanya ada Air Mineral dalam kemasan gelasan yang diberikan namun itu sudah dianggap cukup bagi mereka.

Kamis, 7 Mei 2015
Penulis

Achmad Muntaha / Pak De
Menpitu

Senin, 16 Februari 2015

Gotong Royong

MEMBANGUN RUMAH

Desa kejayan terletak lebih kurang 7 kilo meter dari pusat kota Pasuruan (Alun-alun Kota) namun masuk pamerintahan Kabupaten Pasuruan masih terjalin rasa kebersamaan, terbukti ketika salah satu tetangga membangun rumah banyak dari tetenggan kanan kiri yang membantu.

Sebut saja bapak Makhrus ayah dari dua anak perempaun ini sudah sangat lama ingin membangun rumah untuk keluarganya, sedikit demi sedikit uang yang dia dapat dari upah menjaga toko pagi sampai pukul 12 siang milik pamanya di Pasar ia sisihkan, selain menjaga toko di Pasar ia juga aktif mengajar di Madrasah Diniyah (MADIN) tepat di depan rumah Mertuanya, selama ini ia tinggal bersama mertuanya dengan adik-adik iparnya sehingga kebutuhan hidup juga lebih besar.

Hari Jum'at 13 Februari 2015 Bapak Makhrus dibantu tetangga dan para sanak Family memulai membangun rumahnya, suasana hangatpun terasa tampat dari canda tawa sambil mengerjakan semampu mereka, ketika terdengar suara Qori' membaca ayat-ayat Al-Qur'an menandakan waktunya siap-siap pergi ke Masjid untuk melaksanakan Sholat Jum'at merekapun dijamu dengan nasi putih dan lauk pauk seadanya kemudian istirahat dan dilanjutkan kembali pukul satu siang sampai pukul empat sore hari.

Selasa, 20 Januari 2015

BEM STAIS PASURUAN MULUTAN

BEM STAIS MULUTAN

Alhamdulillah hirobbil 'alamin satu kegiatan sudah terlaksana walaupun terjadinya sabotase peserta dari pihak yang tidak senang pada kami sehingga peserta yang hadir bisa dikatakan hanya sebagai perwakilan tiap semester, namun kami merasa sangat senang sekali perwakilan dari kampus STAIS cabang Pasrepan bisa hadir, dari Kampus lain juga mengirimkan perwakilannya masing-masing sebagai tamu undangan.
acara yang terkonsep sederhana ini cukup meriah dengan peserta yang tidak terlalu banyak namun antusian apalagi setelah pembacaan Puisi Sholawat yang dibawakan oleh Rahmawati Fajri dari semester 3 banyak peserta yang kagum dengan kepiawaianya dalam membaca puisi hingga sebagian dari mereka ada yang menitihkan air mata.
Dilanjutkan dengan refleksi sejarah kepribadian Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Ust.Bashory Alwy, M.PdI mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, para peserta semakin banyak tak kuasa membendung genangan air mata yang membanjiri pelupuk mata, ada 3 Point yang di sampaikan oleh beliau :
1. Apa yang sudah kita BERIKAN, bukan apa yang kita DAPATKAN.
2. Sebaik-baik manusia adalah yg paling bermanfaat kepada manusia lainnya
خيرالناس انفعهم للناس
3. Jangan hanya pandai mengkritik saja, tapi jadilah yang dapat merubah
apa yang disampaikan menjadi renungan untuk di aplikasikan dalam kehidupan nyata sembari mengingat tahapan SENANG, SAYANG, SETIA, SEMANGAT, kemudian SABAR 5S ini menjadi rumusan  dalam mengabdi.

STAIS, 18 Januari 2015                

Penulis                                           


Achmad Muntaha / Pak De           
Koordinator Pengembangan Mutu

Kamis, 11 Desember 2014

BEM STAIS Pasuruan

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM SALAHUDDIN PASURUAN
Pelantikan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Masa Jabatan 2014 - 2015
Rabu, 10 Desember 2015